MAKAN MALAM
Sabtu pertama Keiko di Seoul dihabiskan untuk menjaga Jiyeon yang berangsung angsur keadaannya mulai membaiik sejak hari kamis mereka balik dari Jeju.
“Keiko,tidak mau berjalan dengan Jae ? Dia akan mengantar
kamu kemana saja, dia tau semua tempat di korea, ia kan Jae ?” tanya jiji
Kepada jae dan jae hanya membalas dengan senyum tipis.
“tidak apa apa, aku akan menemani kamu disni Jiji, nnti
kalau kamu sembuh bru aku Jalan jalan, kan masih ada seminggu aku disni.”
“ouu, hmm kalau begitu makan malam kita apa yah ? aku
tidak mau makan makanan rumah sakit yang menjijikkan”
“Mau makanan apa ?” Kata Jae
“Aku Mau....” belum selesai Jiji berbicara Keiko langsung
menyambung pembicaraan mereka
“Dia mau, Sup hangat dan Minuman hngat”
“aku tidak mau, itu sama seperti makanan rumah sakit
saja.”
“tapi itu untuk kesehatan, mau tidak mau harus dimakan “
Keiko mulai membesarkan nada suaranya seakan akan seperti seorng Suami terhadap
istrinya, melihat hal itu jae kembali bertanya dalam hatinya kenapa dia tidak
senang dengan kedekatan mereka.
“begini saja Kamu boleh makan makanan lain tapi selesai
makan Sup” saran Jae dengan Bijak
“Baiklah” Jiji Menurut
“terserah apa kata kamu jae, yang pnting dia harus makan
sup “
“Oke”
Tidak disangka malam itu mereka berdebat dengan hebat
hnya karena masalah makanan untuk Jiji. Terlihat Keiko sangat menyayangi Jiji,
entah karena dia merasa bersalah atau memang ada persaan lain yang dia
punya.yang pasti Keiko sangat perhatian terhadap Jiji.
Jae pun berjalan menyusuri jalan pertokoan pusat kota
Seoul, disalah satu minimarket ia membli makanan dan Sup Hangat tak lupa rokok
yang selalu menemaninya. Pikiran jae mulai tak tentu, ia semakin kacau tanpa
sebab yang jelas.
Ketika Jae tiba di depan salah satu Toko, ia serasa
tertarik untuk masuk kedalam, ia mulai melangkah ke Toko itu, seakan ada yang
memanggilnya untuk masuk kedalam, tapi dia tak tahu, ia mulai melangkah dan
berdiri tepat di Toko itu
To be
continued..