Saturday, 13 October 2012

Novel "Seoul Soul" Part 4 By Fandy Lumentut


MALAM PERTAMA DI SEOUL

Sesudah semua barang mereka dimasukkan di rumah yang mereka tempati,waktunya mereka bersantai.Malam ini merupakan malam pertama bagi Keiko di Korea.begitu juga bagi Jae, kira kira 1Tahun sudah dia meninggalkan Seoul.Berhubung Rumah jae yang sangat besar maka tempat mreka istirahat sangat strategis, karna rumah yang mengarah ke matahari terbenam ini memang sangat cocok untuk bersantai.
“Woww,,, Rumah ini sangat cocok untuk berlibur jae,…. Aku ingin lebih lama tinggal disini..”
“Kamu,,,,, ini krna kamu baru liat yang bagus bagus…”
“bagus2 ? berarti ada yang buruk dong??”
Jae hanya tersenyum tipis.
“Kau jae….. buat aku penasaran…. Aku cium juga kau..”
Keiko berusaha mendekati bibirnya ke bibir keiko.
“he,,,,, gila kau ini…!!!”
Keiko tersenyum geli
“wkwkwkw,,, kamu pede sekali aku ingin mencium mu… lebih baik aku cium Jiyeon..!!!”
Keiko keceplosan
“hahahha,,,, ternyata kau suka Jiji…!!”
“tidak tidak…. Aku hanya bercanda”
“Kei suka jiji..!”
Jae berjalan saqmbil mengejek…

Tinggal Keiko di tempat mereka beristirahat.
Apakah aku benar menyukai jiji?? Padahal ini baru malam pertama…
Pikir keiko.
Tapi keiko tidak terlalu memikirkannya. Pikirnya dia hanya kagum dengan Jiji yang cantik dan baik hati. Dan yang pasti dia akan menemukan lebih banyak Jiji jiji yang lai di korea.
Ia berdiri dan berjalan menuju kamarnya yang berseblahan dengan Jae, tanpa sengaja ketika ia berjalan kekamarnya Keiko melewati kamar jae yang tidak terkunci, dan Keiko sempat melihat Jae yang tengah berdoa, keiko tidak tau jelas apa yang di doakan Jae, tapi dia tidak berniat mengganggu Jae yang tengah tekun berdoa.
Keiko hanya lewat begitu saja dan masuk kekamarnya, tidak ada rasa penasran dalam dirinya, karna wajar, mereka beragama Kristen,jadi kalau berdoa bukan merupakan hal yang aneh.Akhirnya keiko mencoba tidur setelah ia mematikan ipodnya yang memainkan lagu 2AM Kesukaannya “Even I Die ill never let you go”

Jae, yang belum juga tidur terlihat sangat gusar.terlihat jelas bahwa dia tidak setegar yang orang lain kira. Dia menangis tanpa jelas.Namun ternyata tangisan nya itu karna sebab yang jelas.

to be contiued ...

No comments:

Post a Comment