Saturday, 13 October 2012

Novel "Seoul Soul" Part 1 By Fandy Lumentut


Seoul Soul Part I

SAYONARA

Siang itu, merupakan hari yang sangat panas di Jepang. Maklum saja, musim panas kali ini menjadi sngat terasa, karna Keiko dan Jae sedang asyik asyiknya bermain bola di halaman depan sekolah mereka. Sahabat beda negara ini yang bertemu di musim panas tahun lalu, sudah sangat dekat.bahkan mereka seperti kakak adik,Jae yang awalnya belom mngerti banyak tentang jepang semenjak dia pindah dari korea, membuat Keiko menjadi orang yang berjasa bagi jae untuk mengenalkan Negera Jepang.
Lonceng tanda pelajaran di mulai.
“Jae,,, ayo masuk”
Jae tidak menghiraukan kata Keiko, dengan kesal keiko langsung mnarik lengan Jae untuk masuk ke Sekolah
“Aigoo, kau kenapa?? Aku masih asyik bermain tau…”
“Keluar kan bahasa korea Mu yang ngga jelas itu. Ayo, kita sudah harus masuk, ini hari terakhir kita belajar,mulai besok sudah liburan musim panas.”
“Oh, Nee pak !!”
Jae membalas perkataan Keiko dgn marah marah.

Sesampainnya di Kelas, terlihat semangat dari siswa lain, tapi cmn guru mereka yang keliahatannya sedih skali.Bapak Ken yang masih muda dan keren itu terlihat sangat sedih, tanpa sebab yang jelas.melihat hal itu keiko merasa aneh,karna baru sekarang dia melihat gurunya yang dia banggakan menangis.
“Kenapa pak??? Keliahatannya sedih sekali?
“ohh, tidak apa Keiko”
Keiko terus memperhatikan tingkah bapaknya itu.
Tiba tiba bapak Ken itu berdiri sambil teriak, dgn maksud agar seluruh kelas mendengar apa yang ingin dy bicarakan.
“Anak anak, tinggal 3jam lagi, kita akan berpisah” terlihat bapak muda itu mulai menangis,sebenarnya tidak wajar dengan badannya yang keren dan gaga itu dia dengan gampangnya menangis
“dan pasti, bapak akan mengingat kalian semua,,,tolong jangan lupakan bapak yah…” tangisnya mulai tak terkendali.
Gadis gadis laen yang mendengar hal itu, mulai menangis, bahkan ada laki laki yang menangis karna perkataan bapak kece mereka itu.ternyata sebab bpk ken menangis karna dia akn berpisah dgn murid murid yang sangat dia sayangi.Semenjak siswa2 ini menjadi muridnya, dy selalu menjadi guru terbaik di stiap semester.makannya dy tidak rela melepas mereka yang sudah sngat berarti bagi Nya.
Memcah tangis Jae yang terkenal dgn sikapnya yang Aktif langsung berdiri dan menyanyikan lagu Perpisahan
“ Sayonara, Sayonara …”
Di ikuti oleh seluruh siswa. Itu membuat Bapak Ken Menangis tak teratahan, seperti layaknya gadis.

To be Contiued......

No comments:

Post a Comment